Monday, October 28, 2019

Memilih Bibit Kelapa Sawit Yang Unggul

Kali ini kita akan membahas sebuah tema berkaitan dengan pemilihan bibit sawit yang unggul sebelum kita tanam di lapangan. terkhusus bagi para petani Indonesia yang ingin menanam kelapa sawit, mereka pasti berharap Bagaimana bibit yang ditanam bisa menghasilkan produksi pertama kali di usia yang sesuai dengan spek dari bibit yang dibeli. Misalnya kita akan memanen pada usia 24 bulan setelah tanam. artinya di usia 24 bulan selama masa penanaman sampai masa berbuah pemilihan bibit ini sangat penting karena akan menentukan kelangsungan hasil produksi sawit itu sendiri.

Maka dari itu admin ada kali ini akan memberikan sebuah tips yaitu Bagaimana memilih bibit sawit  yangg unggul seperti memilih istri kita. salah memilih berarti akan rusak selama perjalanan hidup kita.

Cara Memilih Bibit Sawit Yang bagus.

yang pertama, bibit yang bagus adalah bibit yng tidak terserang penyakit. dia bebas dari hama penyakit sehingga dalam kualitas daun maupun secara keseluruhan bibitnya adalah yang excellent. dia mampu pas saat usianya memang berbuah maka dia akan berbuah secara optimal

yang kedua, pemilihan yang paling penting pada pemilihan bibit sawit ini adalah ukuran dari bonggol sawit. ukuran ini penting karena besarnya bonggol sawit itu akan menentukan jumlah atau luas penampang akar yang akan menyerap air dan nutrisi tanaman. sehingga dia akan menentukan juga kecepatan tumbuh dan kecepatan berbuah nantinya.

yang ketiga, bagaimana kita memilih bibit ini adalah memiliki figur swit yang proporional. yang sesuai, jangan terlalu tinggi jangan terlalu rendah, sehingga jangan sampai pula dia ceking tinggi akibat dari penanaman yang terjadi karena etiolasi. Jika demikian dia mesti akan mengalami penghambatan pertumbuhan. terhambat pertumbuhannya karena dia mengalami etiolasi.

Sekarang apa hubungannya kita mencari bibit sawit yang unggl dengan istri kita. misalnya apakah kita mencari istri yang berpenyakit? pasti tidak.

Yang kedua apakah mencari istri itu yang cantik saja? Tentu tidak. Karena kita juga ketika memilih istri yang memiliki pinggul yang besar sepeti memilihi bibit sawit ini. sehingga pinggulnya besar udah melahirkan kan sedangkan bibit sawit yang bonggolnya besar diperlukan suopaya untuk memudahkan nya  penampang  melintang akarnya semakin luas

Dan yang ketiga itu adalah memiliki kualitas dari bibit itu sendiri yang terbaik. Misal, Jika ada pohn sawit yang suda besar dan memiliki buah yang bagus. kemungkinan besar jika buahnya dijadikan bibit, maka ketika bibit itu bsar, besar kemungkinan akan seperti pendahulunya. karena dasarnya dia dari bibit yang berkualitas.


Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search